Rabu, 08 Mei 2013

Tiga Game Online Horor Paling Menakutkan

Bagikan Artikel Ini :
Dalam bermain game horor dibutuhkan nyali besar. Tak jarang, karena asyik dan larut dalam permainan, tokoh seram atau hantu dari game itu terbawa ke dalam mimpi. Nah, bagi yang ingin mencoba nuansa baru pada Sabtu malam, Anda bisa mencoba tiga game berikut ini. Semuanya buatan dalam negeri.





:: JURIG ESCAPE

Cikal bakal DreadOut ternyata dari game Jurig Escape buatan Vadi Vanadi, 27 tahun. Lulusan Seni Rupa Institut Teknologi Bandung ini merintis permainan itu pada 2009. “Game itu hasil belajar bikin game sendiri selama setahun,” katanya. Sempat lama belajar dan membuat program game dengan Ultimate Engine, Jurig Escape dilempar ke forum Kaskus untuk publik sejak 2010.


Game yang terinspirasi dari game Left 4 Dead asal Amerika itu mengincar hantu-hantu yang berkeliaran di sebuah gedung sekolah dengan pistol. Selain menegangkan karena suasananya gelap dan hanya mengandalkan sorotan lampu senter pemain, game tersebut lucu karena hantu pocongnya atau kuntilanak bisa mati dan berdarah. Meski begitu, jumlah pengunduh Jurig Escape lumayan banyak. “Sekarang sudah sekitar 77 ribu orang,” kata Vadi.


Untuk bertahan hidup dari serangan hantu-hantu tersebut, pemain hanya dibekali sebuah pistol. Tujuannya adalah bisa melarikan diri dari Sekolah Menengah Atas Harapan 5 Bandung itu dengan cara mengumpulkan jiwa-jiwa yang tersesat sambil melumpuhkan hantu-hantu yang menghadang.


Pemain bisa menembak musuhnya dengan kontrol mirip game Counter Strike. Teriakan, jeritan, dan lolongan menambah kesan angker permainan. Tokoh utama yang berwujud gadis sekolah menengah atas itu kini seakan pindah dunia. Vadi kini bergabung di studio Digital Happiness dengan memboyong tokohnya itu ke game DreadOut yang disutradarainya. “Selama ini belum ada tokoh game siswi SMA, jadi bikin yang seperti itu,” ujarnya.


:: GHAIB

Game horor tiga dimensi lokal buatan Satrio Dewantono ini tergolong unik. Untuk menghadapi hantu-hantu lokal, seperti pocong atau kuntilanak, senjatanya berupa kitab suci Al-Quran. Permainan buatan mahasiswa Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung 2009 itu menelan biaya sekitar Rp 2,5 juta dan diperkenalkan pada Oktober 2012 dalam acara Pagelaran Mahasiswa Nasional bidang Teknologi dan Informasi di ITB. Ghaib merupakan permainan jenis first person action horror, yang dimainkan pada platform desktop.


Untuk melawan musuh dan menyerang hantu-hantu yang muncul secara tiba-tiba dari belakang, pemain harus membaca ayat-ayat yang muncul sebagai teks di bagian bawah layar. Ada enam level permainan yang harus dilalui pemain dengan latar tempat berbeda, seperti di dalam hutan, puskesmas, dan kuburan. Adapun hantunya berupa kuntilanak, pocong, dan palasik atau kepala terbang.


Kisah permainan itu berawal dari kakak-adik, Ikrar dan Alya, yang mengalami kecelakaan mobil saat malam hari. Keduanya kemudian terpisah di lokasi kecelakaan yang dekat dengan kawasan hutan. Pemain yang menjadi Ikrar berusaha mencari Alya. Pencarian itu mendebarkan. Hanya berbekal lampu senter dan kitab suci Al-Quran yang selalu terbuka di tangan kanan, pemain harus menghadapi hantu di lokasi. Saat terdengar suara tertawa kuntilanak yang keras, misalnya, sosok hantu itu masih sulit dicari.


:: DARK EDEN

Game ini diluncurkan pada pertengahan tahun lalu oleh publisher Olleh4U di Jakarta. Tema yang diusungnya adalah pertempuran antara ousters, vampir, dan slayer. Ouster merupakan ras unik yang terdiri atas perempuan dari sebuah ras kuno yang bangkit untuk menguasai Eslania. Mereka adalah tipe petarung jarak dekat. Vampir merupakan penguasa malam yang haus darah. Kemampuan mereka akan bertambah pada malam hari dan kemampuannya akan naik seiring dengan bertambahnya level permainan.


Sedangkan slayer merupakan tim elite manusia yang terlatih menggunakan pedang, gada, dan kapak serta senjata api, seperti rifle, sniper rifle, dan pistol. Mereka bertugas mengalahkan kedua ras lain yang telah menyerang ras manusia di Eslania. Kemampuan ras manusia justru bertambah pada siang hari.


Permainan ini bersifat gratis. Namun ada benda atau fitur yang bisa digunakan oleh pemain untuk memperkuat dirinya. Saat ini, game tersebut tengah mengalami pengembangan baru, yang diharapkan bakal rampung tahun depan. Dan, item-item ini harus dibeli lewat Item Mall, yang merupakan toko online dengan pembayaran uang asli. Untuk itu, publisher bekerja sama dengan beberapa penyedia pembayaran online, yaitu Digicash, Mol, Unipin, Unopay, Spin, Indomog, dan Kiwicard.
sumber:http://forum.kompas.com/sains/257963-tiga-game-online-horor-paling-menakutkan.html





TERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG KE BLOG INI, SEMOGA ARTIKEL INI MENAMBAH WAWASAN & MEMBERIKAN MANFAAT BAGI KITA SEMUA YANG MEMBACANYA...JANGAN LUPA UNTUK SELALU BERKUNJUNG KEMBALI...KARENA MASIH BANYAK ARTIKEL MENARIK LAINNYA YANG MENUNGGU UNTUK DIBACA OLEH PARA SOBAT SEMUA.

SELURUH ISI DARI BLOG INI BOLEH DI COPY-PASTE/DISEBARLUASKAN DENGAN SYARAT MENCANTUMKAN LINK SUMBER DARI BLOG INI. THANKS... !
 



ARTIKEL TERKAIT :

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar