Senin, 17 Maret 2014

Anak Jalanan Bisa Dapat Uang Rp 200 Ribu Setiap Hari

Bagikan Artikel Ini :
Anak Jalanan Bisa Dapat Uang Rp 200 Ribu Setiap HariUntuk bertahan hidup, berbagai cara dilakukan oleh anak jalanan (anjal). Misalnya saja dengan menjadi pengamen, pengasong atau bahkan pengemis. Tidak sedikit dari mereka bekerja secara otonom, namun ada juga yang dikoordinir.



Di sebuah pusat keramaian jalan di Semarang, pekan lalu, Tribun Jateng (Tribunnews.com Network) sempat berbincang dengan koordinator anak jalanan. Sudah hampir setahun ini, sebut saja Tini, menjadi koordinator anak jalanan yang rata-rata berusia belasan tahun. Selanjutnya, anak-anak tersebut kemudian dijadikannya pengasong.


"Sebelum menjadi pengasong, ada sebagian dari mereka yang menjadi peminta-minta. Semua anak di sini adalah tetangga saya," terang Tini.

Meskipun disebut koordinator, Tini hanya menyuplai barang yang akan dijual oleh anak buahnya. Dia juga tidak menargetkan berapa barang yang dijual anak-anak tersebut setiap harinya.


Selain Tini, Tribun Jateng juga sempat berbincang dengan ibu lainnya. Namun, wanita ini pelit bicara. Menurutnya, "bekerja" sambil membawa anak, justru terlalu berisiko. Terlebih, anaknya masih bayi sehingga terus digendongnya.

"Susah bawa anak, kasihan kalau kena panas dan hujan," katanya singkat.


Kisah tentang besarnya penghasilan anak jalanan, bukan cerita isapan jempol semata. Kepada Tribun Jateng, seorang anak jalanan, sebut saja Ira yang mengasong mengaku memperoleh penghasilan bersih hingga Rp 200 ribu setiap harinya atau sekitar Rp 6 juta per bulan. Diakuinya, dulu ia sempat menjadi pengemis.


Namun, begitu Tini menjadi koordinator pengasong, Ira tidak mau lagi mengemis. Alasannya adalah pendapatan yang lebih besar jika dia menjadi pengasong.
sumber:yahoo.com







 


ARTIKEL TERKAIT :

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar