Menurut salah satu perusahaan riset mengenai kekayaan di
China, Negeri Panda itu saat ini memiliki segudang miliarder.
Berdasarkan laporan Hurun, saat ini China memiliki sekitar
568 miliarder. Angka tersebut melampaui miliarder asal Amerika yang hanya sebanyak
535 miliarder. Dengan demikian, saat ini China merupakan negara dengan populasi
miliarder terbesar dunia.
Masih mengutip data Hurun, populasi miliarder China berhasil
melampaui AS untuk kali pertama pada Agustus. Sepanjang tahun lalu, jumlahnya
bertambah sebanyak 90 orang.
Dilihat secara global, lanjut Hurun, saat ini terdapat 2.188
miliarder. Angka tersebut naik 99 orang dari tahun 2014. Dapat dikatakan, ini
merupakan rekor tertinggi baru.
Kendati begitu, menurut Hurun, pertumbuhan jumlah miliarder
dunia melambat mengekor pertumbuhan ekonomi global.
Sementara itu, nilai total kekayaan miliarder dunia tumbuh 9
persen menjadi 7,3 triliun dollar AS. Lebih banyak dari nilai kombinasi Produk
Domestik Bruto Jerman dan Inggris.
Data riset Hurun juga menunjukkan bahwa untuk kali pertama,
Beijing juga berhasil melampaui New York sebagai ibukota miliarder dunia dengan
perbandingan 100 dan 95.
"Di luar perlambatan ekonomi dan anjloknya pasar saham,
China mencetak lebih banyak miliarder dibanding negara lain di dunia pada tahun
lalu," papar Rupert Hoogewerf, chairman and chief researcher Hurun.
Berbeda dengan Forbes
Meski demikian, data yang disajikan Hurun memicu perdebatan.
Sebab, data yang mereka rilis berbeda dengan Forbes dan perusahaan riset
kekayaan lainnya yang masih menempatkan AS di posisi pertama meninggalkan
China.
Berdasarkan laporan Forbes China 2015, misalnya, China hanya
memiliki 335 miliarder. Jauh di bawah Amerika yang memiliki 536 miliarder.
Hingga berita ini diturunkan, CNBC belum berhasil meminta
komentar Hurun terkait perbedaan data dengan Forbes. Namun, pada tahun lalu,
Hurun sempat mengatakan bahwa perhitungan Hurun terkait miliarder China lebih
rendah dari data yang ditampilkan.
"Untuk setiap miliarder yang ditemukan Hurun, saya mengestimasi
setidaknya ada yang terlewat dua," jelas Rupert.
Rupert menambahkan, sejumlah miliarder merahasiakan status
mereka karena mereka mendapatkannya dengan cara ilegal. "Sejumlah
miliarder lain memiliki alasan simpel yakni rendah hati," imbuhnya.
Menurut Hurun, sumber utama miliarder China berasal dari
real estate sebanyak 117 miliarder, manufaktur sebanyak 94 miliarder, dan
teknologi sebanyak 68 miliarder.
Orang paling kaya di China adalah Wang Jianlin, pimpinan
Dalian Wanda Group, dengan nilai kekayaan 26 miliar dollar AS. (Barratut
Taqiyyah)
sumber:http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/02/25/072752026/Jumlah.Orang.Kaya.di.China.Lebih.Banyak.dari.di.AS?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Ktkwp